Mengenal Jenis-Jenis Indikator Trading Forex

Forex Forex Untuk Pemula

Mengenal Jenis-Jenis Indikator Trading Forex

Tipe-tipe Indikator Forex Trading
Tipe-tipe Indikator Forex Trading

Analisa teknikal dalam trading forex biasanya menggunakan indikator sebagai alat bantu untuk mengenali pola/kecenderungan harga di market. Terdapat banyak jenis indikator dengan berbagai macam karakter.

Di MetaTrader sendiri ada puluhan indikator bawaan yang tersedia. Secara garis besar, indikator forex terdiri dari tipe-tipe sebagai berikut:

Trend Indicator.

Tipe indikator ini digunakan untuk mengenali suatu tren pergerakan harga. Yaitu awal ataupun akhir dari suatu tren, baik tren bullish maupun bearish atau apakah suatu tren akan terus berlanjut atau berbalik. Dengan “mengetahui” apa, kapan, bagaimana tren akan terjadi maka kita bisa “mengetahui” waktu terbaik untuk melakukan aksi pasar.

Indikator-indikator yang termasuk tipe Trend Indicator antara lain: Moving Average, Parabolic SAR, Moving Average Convergence Divergence, Directional Movement Index.

Momentum Indicator

Yang dibaca dari indikator jenis ini adalah kondisi overbought atau oversold. Indikator ini bisa digunakan untuk melihat suatu tren, apakah akan berlanjut atau melemah. Indikator ini bisa digunakan secara tersendiri atau bersamaan dengan indikator yang bertipe membaca tren.

Indikator yang bertipe momentum ini antara lain: Stochastic Oscilator, commodity Channel Index, Relative Strength Index.

Volatility Indicator

Fluktuasi/volatility harga forex merupakan cermin dari kekuatan-kekuatan yang “bermain” di pasar dalam satu periode tertentu. Dari fluktuasi ini bisa terbaca suatu tren tertentu atau kondisi yang bisa ditentukan sebagai oversold atau overbought.

Jadi indikator jenis ini bisa dibilang merupakan gabungan dari 2 jenis indikator sebelumnya. Indikator ini biasa digunakan untuk menentukan titik Take Profit atau Cut Loss. Contoh indikator tipe ini antara lain Bollinger Bands.

Banyaknya indikator yang terdapat di pasar forex, tentu memerlukan waktu untuk mempelajarinya. Kalau kita mengetahui tipe-tipe indikator yang ada, maka kita bisa memprioritaskan akan mempelajari yang mana terlebih dahulu. Tentu disesuaikan dengan karakter ataupun strategi trading yang kita gunakan.

Sebaiknya kita pilih tipe indikator tertentu untuk kita pelajari secara mendalam sebagai spesialisasi. Untuk yang lain kita pelajari untuk menambah wawasan atau komplementari saja. Tapi kalau kita memiliki kemampuan belajar yang cepat dan memiliki bermacam-macam strategi yang akan diterapkan, tentu tidak masalah kalau ingin mempelajari semua  tipe indikator yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *