Seberapa Penting Sebuah Trading Plan

Forex Uncategorized

Saat akan melakukan trading forex (open posisi buy/sell) sebaiknya kita memiliki perencanaan lebih dulu. Rencana trading ini harus konsisten kita lakukan, baik market sesuai harapan/analisa kita maupun tidak.
Fungsi rencana trading/trading plan disini untuk mencegah kita sebagai trader forex melakukan transaksi yang hanya berbekal insting, ngawur, tidak terevaluasi. Banyak sekali trader terutama trader pemula melakukan transaksi tanpa didasari alasan yang jelas. Transaksi tersebut hanya berdasar feel atau emosi semata.

Tidak ada standar atau ketentuan trading plan itu harus bagaimana. Sebagai trader membuat rencana trading yang membawa keuntungan dan meminimalisasi resiko yang mungkin terjadi. Kita membuat perencanaan, dan kita juga yang melaksanakannya. Seorang trader forex wajib disiplin mengikuti prencanaan yang telah kita buat tersebut tidak perduli kondisinya seperti apa. Disiplin merupakan salah satu faktor untuk trading yang baik.

 

Berikut contoh sebuah trading plan:

1. Menentukan waktu masuk market/open posisi.
Kita harus memiliki kriteria untuk menentukan kapan dan bagaimana kita masuk market. Misal kita tentukan kita masuk market pada saat sesi asia. Ya pada saat sesi eropa kita tidak boleh melakukan transaksi, karena kita sudah membuat perencanaan masuk market pada saat sesi asia.2. Analisa market.
Lakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental. Analisa yang baik harus berdasarkan logika/indikator yang jelas, bukan berdasarkan feeling atau perasaan. Apalagi dipengaruhi faktor emosi/psikologis.

3. Menentukan target dan resiko
Kalau sudah menentukan waktu masuk dan posisi yang diambil. Kita juga harus merencanakan berapa banyak keuntungan yang kita targetkan dan berapa maksimal resiko yang bisa kita terima. Dengan kata lain kita harus menyertakan posisi Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) pada setiap aksi trading kita.

4. Tentukan Lot

Menentukan target keuntungan dan maksimal resiko tentu kita juga harus menentukan besaran LOT yang kita pakai. Menentukan LOT yang kita pakai harus berdasarkan kemampuan/ketahanan dana/modal yang kita miliki ketika menghadapi resiko. Bukan hanya berdasarkan target keuntungan saja.
5. Konsisten dan Evaluasi
Setelah kita melakukan transaksi, kita harus konsisten dengan apa yang kita rencanakan. Kita harus menerimanya sebagai bagian dari suatu proses bisnis. Yang penting kita harus evaluasi setelah hasilnya kita peroleh. Apakah kita meneruskan strategi tersebut ataupun perlu mengubahnya.Itulah sebagian hal yang menjadi pertimbangan dalam membuat suatu trading plan. Tidak ada aturan baku dalam membuatnya, tapi setidaknya bisa menjadi pertimbangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *